KLUBTEKNO.COM

Kabar Terkini Dunia IT, Gagdet, dan Teknologi

Jangan Gegabah Saat Beli Laptop Second. Yuk Ikuti Cara Ini Supaya Nggak Tertipu!

Foto: unsplash

KlubTekno.com – Jangan Gegabah Saat Beli Laptop Second. Yuk Ikuti Cara Ini Supaya Nggak Tertipu!

Harga laptop memang sudah tidak semahal seperti beberapa tahun yang lalu. Namun, tetap saja tidak semua orang dapat dengan leluasa membeli perangkat elektronik satu ini. Kebanyakan dari pembeli yang memiliki budget terbatas pun memilih untuk membeli laptop bekas atau second hand dibandingkan membeli baru. Selain harganya lebih murah, spek yang diperoleh pun kurang lebih bisa sama jika kamu jeli saat membelinya.

Namun, tentu saja ada hal-hal penting yang wajib diperhatikan sebelum memutuskan membeli laptop bekas. Pasalnya, jika kamu gegabah dan terlalu buru-buru membeli tanpa pemahaman yang cukup, kemungkinan kamu mendapatkan harga yang masih mahal dengan spek yang tidak sesuai. Jadi, untuk terhindar dari hal yang tidak kamu inginkan, yuk perhatikan beberapa hal yang wajib kamu ketahui saat akan beli laptop bekas berikut ini!

1. Pahami Kebutuhanmu, Spek Laptop Seperti Apa Yang Kamu Perlukan?

Supaya tidak rugi karena salah memilih laptop bekas, maka sebaiknya sebelum deal dengan sang penjual, ketahuilah dulu apa yang menjadi kebutuhanmu. Hal ini terkait dengan aktivitas atau pekerjaanmu yang membutuhkan laptop tersebut untuk menunjang kinerjamu. Contohnya, misalnya kamu seorang mahasiswa, tentu kamu hanya butuh laptop yang digunakan untuk mengerjakan tugas dengan spek yang tidak terlalu tinggi.

Berbeda jika kamu adalah seorang youtuber atau gamers yang perlu laptop spek agak lebih tinggi supaya kerja menjadi lebih maksimal. Tentu harga kedua tipe laptop yang berbeda ini tidak akan sama. Sebuah perangkat yang memiliki spek RAM besar dengan performa tinggi seperti laptop hi-end lebih tinggi harganya dibandingkan dengan spesifikasi laptop yang hanya sekedar digunakan untuk mengerjakan tugas kuliah dan mengetik.

2. Periksa Semua Bagian Eksternal Laptop Second Yang Kamu Incar

Sebelum deal, periksa semua detail pada bagian eksternal laptop yang ingin kamu beli, seperti body, warna port-port atau slot, disc drive sampai dengan bagian layarnya. Usahakan semuanya berfungsi dalam keadaan baik. Pahamilah bahwa mungkin untuk tampilan warna di laptop second akan sedikit memudar karena faktor penggunaan. Namun, hal tersebut tidak perlu terlalu kamu khawatirkan karena tidak berimbas apapun akan kinerja atau performa perangkat.

Setelah itu, periksa juga layarnya, mulai dari backlite-nya sampai dengan kondisinya. Periksa warna, kecerahan dan hal-hal terkait lainnya. Selain itu, hal penting lain yang tak boleh luput dari pemeriksaan adalah bagian keyboard dan trackpadnya. Usahakan untuk selalu mengetesnya satu persatu pada setiap tombol, apakah masih berfungsi normal atau tidak. Nggak mau kan sudah beli ternyata ada tombol yang malah tidak berfungsi?

Kemudian, langkah selanjutnya adalah memeriksa baterainya. Tanyakan semua hal terkait baterainya kepada sang penjual, apakah bermasalah atau tidak. Ketahui juga sampai sejauh mana baterai laptop second yang ingin kamu beli tersebut mampu bertahan, dan berapa lama pemakaiannya. Terakhir, ujilah kelayakan webcam, speaker dan juga koneksitas penangkap sinyal atau wireless-nya. Jangan sampai mengabaikan hal-hal yang dianggap remeh daripada kecewa di kemudian hari.

3. Jangan Lupa Juga Periksa Bagian Internal Laptop Second. Ini Juga Sangat Penting!

Setelah bagian eksternal lolos pengecekan, maka tiba waktunya untuk memeriksa bagian dalam dari laptop tersebut. Tanyakan terlebih dahulu kepada pihak penjual, operating system apa yang digunakan, sekaligus tanyakan kepada mereka mengenai keorisinilannya. Jika memang OS yang dipakai bukanlah yang orisinil, maka tergantung kamu akan membatalkan transaksi atau meneruskannya atau mengabaikan step tersebut.

Pahamilah, secara umum, laptop-laptop yang dulunya dibeli secara baru dari toko dan merupakan keluaran tahun 2010 ke atas, rata-rata sudah tidak memerlukan lagi driver karena sudah tersemat di dalamnya. Hanya saja untuk laptop-laptop jenis lama, mayoritas masih memerlukan disc driver. Untuk itu, wajib untuk menanyakan masalah disc driver tersebut kepada sang penjual. Disc driver tersebut sangat penting ketika kamu ingin menginstal ulang laptop.

Memang sebenarnya tidak terlalu banyak hal yang dapat dilakukan untuk memeriksa bagian internal dari laptop. Namun jika kamu ingin lebih detail, maka periksalah mulai dari BIOS sampai dengan spesifikasi yang terdapat di dalamnya dengan mengakses dari command prompt. Perhatikan apakah spesifikasi yang tertera pada laptop sesuai dengan apa yang dikatakan sang penjual dengan memperhatikan semua informasi yang tertera di BIOS.

Last but not least, satu hal lagi yang tidak kalah penting dan wajib ditanyakan kepada sang penjual adalah apakah laptop yang bersangkutan pernah diservis ataukah belum. Jika pernah diservis, tempat servisnya adalah pihak ketiga ataukah servis resmi. Hal tersebut dapat dijadikan parameter berapa nilai beli dari perangkat yang bersangkutan. Selamat hunting laptop second!

Bila kamu ada pengalaman saat membeli laptop bekas dan punya trik khusus sendiri, boleh lho share di kolom komentar! Jangan lupa follow juga media sosial KlubTekno.com di Twitter, Instagram, dan Fanpage! (da/ddr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *