KLUBTEKNO.COM

Kabar Terkini Dunia IT, Gagdet, dan Teknologi

Penerbang Drone Tidak Memiliki Izin, Siap-Siap Kena Denda Rp1,5 M!

Foto: unsplash.com

Saat ini penerbangan pesawat tanpa awak (drone) menjadi hobi ataupun aktifitas komersial yang sedang populer. Namun, menurut Wakil Sekretaris Jendral II Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), Kolonel Penerbang Agung Sasongkojati, menerbangkan drone tidak bisa di sembarang wilayah. Selain itu, penerbang juga perlu mengantongi izin khusus.

Denda Rp 1,5 M Atau Hukuman Penjara Bila Tak Mengantongi Izin Drone

Dalam pertemuan Jumat (6/7) di Pancoran, Agung kembali menegaskan setiap penerbang drone yang tidak memiliki izin akan berpotensi untuk didenda atau terkena hukuman penjara.

“Pelanggaran terhadap KKOP bisa dikenakan denda maksimal Rp 1,5 miliar atau kurungan penjara selama 3 tahun”, ujar Agung.

Beliau juga menjelaskan bahwa di dalam sistem keselamatan penerbangan terdapat Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) di sekitar bandara.

Larangan penerbangan drone berlaku di Halim Perdanakusuma, Bandara Soekarno Hatta, dan Istana Negara yang termasuk di dalam area KKOP.

“Hampir sebagian besar kawasan Jakarta memiliki daerah terlarang untuk menerbangkan pesawat nirawak karena termasuk di dalam area KKOP,” Agung menambahkan.

Peraturan Pemerintah Untuk Penerbangan Drone Komersial

Untuk menerbangkan drone secara komersial, sebaiknya penerbang memahami terlebih dahulu isi Peraturan Menteri Perhubungan 163 tahun 2015 tentang sistem pesawat udara kecil tanpa awak.

Sementara itu, segala hal yang berkaitan dengan pengendalian, peroperasian sistem pesawat udara tanpa awak di ruang udara yang dilayani Indonesia sudah dituangkan dalam Peraturan Menteri Perhubungan RI (Permenhub) Nomor 180 tahun 2015.

Berdasarkan kedua aturan tersebut, maka saat ini seharusnya masyarakat yang ingin menerbangkan drone harus memiliki izin selayaknya mengantongi SIM saat mengendarai mobil dan motor.

“Setiap pesawat drone yang diterbangkan harus diregistrasi dan penerbangnya juga harus sudah memiliki sertifikasi, sesuai dengan aturan pemerintah,” ucap Agung.

Penyuka Hobi Drone Disarankan Bergabung Dengan FASI

Bagi yang ingin menerbangkan drone karena sekedar hobi dan rekreasi, maka ia harus tergabung di dalam Federasi Aerosport Indonesia (FASI).

Berfokus di bidang kedirgantaraan, komunitas ini akan memberikan fasilitasi latihan terbang bebas KKOP dan menyediakan pelatihan yang diperlukan untuk menerbangkan pesawat nirawak. (ddr/ddr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *